Nenek suri melihat semua itu dengan pandangan dingin. aahh I hate her!
Sebelumnya Nenek Suri sudah diperingatkan oleh Menteri Yoon bahwa Putera Mahkota tidak akan tinggal diam jika mereka mengusir Puteri Mahkota keluar dari istana. Saat Nenek Suri mengatakan bahwa Yoon tidak usah khawatir karena Hwon belum mengerti soal politik. Menteri Yoon memberitahukan bahwa Hwon adalah orang yang menggerakkan mahasiswa untuk berdemo saat pemilihan Puteri Mahkota.
"Bukan karena Putera Mahkota belum mengerti politik. Tapi karena dia belum memiliki negeri ini, ia berpura-pura polos sebagai topeng." Ucap Menteri Yoon.
Nenek suri memanggil Hwon dan meminta agar Putera Mahkota melupakan Yeon Woo, tapi Hwon menolaknya. "Bagaimana saya bisa melakukannya, dia Puteri mahkota cucu anda yang Mulia"
Nenek Suri tetap memaksanya, dan mengatakan "Jangan menentang kehendak langit"
Hwon tidak mengerti dengan kata-kata itu.
"Setelah menggerakkan para mahasiswa apa yang kau dapatkan? tidak ada kan? Jika Yang Mulia dan Putera Mahkota tidak menginginkan anak itu, ia pasti sudah hidup bahagia. Jika ia tidak dipilih sebagai Puteri Mahkota, ia pasti tidak akan mengalami kesulitan. Jadi kau lihat, dengan tindakanmu, siapa yang menerima kebahagiaan? Anak itu menjadi seperti ini karena kau Putera Mahkota"
"Jika sayap kakaknya juga dipatahkan, ini juga karena kau Putera Mahkota. Jika Yang Mulia tercemar reputasinya, ini juga karena kau Putera Mahkota. Jika keluarga penasihat Heo dihukum, itu juga karena kau Putera Mahkota. Itulah mengapa semua orang yang sudah mengerti agar tidak melihat orang lain menderita atau disakiti. Mereka akan menuruti perintah dan patuh."
Putera Mahkota Hwon marah sekali mendengar kata-kata Nenek Suri dan mengepalkan tangannya. Tapi ia diam saja dan tidak membalas.
Seluruh anggota keluarga Heo berkumpul semua dikediaman mereka. Semuanya mengkhawatirkan Yeon Woo. Tabib keluarga Heo yang dipanggil untuk memeriksa Yeon Woo tidak bisa memastikan penyakit apa yang di derita olehnya.
"Ini aneh sekali, sudah 30Tahun aku menjadi tabib, tapi baru kali ini melihat penyakit ini. Semua alat vital dalam tubuhnya bekerja normal, tapi kondisi tubuhnya semakin memburuk. "
Ny. Heo menangis dan memohon kepada tabib untuk menyembuhkan puterinya. bahakn jika diperlukan ia rela menukar sakit Yeon Woo dengan nyawanya. Akibat terlalu sedih, akhirnya Ny. Heo pingsan. Yeom membantu memapahnya ke kamar..
Tn. Heo berjalan keluar dari kediamannya untuk merenung. beliau kedatangan seorang tamu wanita.
"Siapa anda?" tanya Tn Heo
"Saya peramal dari Seongcucheong, Jang Nok Young." jawab Shaman Jang memperkenalkan dirinya,
Shaman Jang mengatakan kepada Tn Heo bahwa kedatangannya karena dibimbing oleh tangan Tuhan dan tidak ada orang yang mengetahuinya.. Ia meminta Tn Heo memperbolehkannya melihat Puterinya.
Setelah melihat Yeon Woo, shaman Jang mengatakan bahwa Yeon Woo terkena penyakit magic/sihir.
Ditempat lain, Menteri personal Yoon pergi minum arak dengan menteri-menteri lainnya, Dia benar-benar gembira. "Siapa yang mengira langit benar-benar membantu kita kali ini dengan menurunkan penyakit itu kepada Puteri Mahkota." Ucap salah seorang menteri.
Menteri lainnya berkata ingin meracuni Penasihat Heo, atau mengusirnya keluar dari istana. karena mereka khawatir jika kesehatan Yeon Woo segera membaik. Menteri Yoon berkata dengan yakin kalau Yeon tidak akan kembali lagi ke istana dalam keadaan hidup. Diluar ruangan itu, Bo Kyung shock saat mencuri dengar percakapan mereka.
Bo Kyung menemui ayahnya dan bertanya apa beliau akan membunuh Yeon Woo? Menteri Yoon berkata kepada puterinya supaya jangan takut padanya atau bahkan mengasihani Yeon Woo. Ia ingin puterinya mengerti bahwa ia tidak ingin orang-orang menginanya lagi. Banyak orang yang menghiannaya bahwa ia adalah anjing Nenek Suri. Karena Nenek Surilah ia berhasil menduduki posisinya sebagai menteri sekarang.
"Aku tidak akan pernah melupakan penghinaan dan kemarahan itu. Bukankah kau ingin tinggal di istana dan memenangkan hati Putera Mahkota? Jadi, mulai saat ini pastikan jika kau tidak akan mempunyai perasaan bersalah atau kasihan. Ingatlah kemarahan yang kau rasakan saat sesuatu dicuri darimu. Ingat perasaan bahagia yang kau rasakan saat kau mendapatkan apa yang kau inginkan. Jika kau tidak mengerti, berhentilah menginginkan posisi itu sekarang.
Tn Heo duduk menunggui puterinya saat ia teringat kata-kata Shaman Jang Nok Young bahwa Yeon Woo terkena sihir. "Jika anda atau Yeon Woo tidak bisa menerimanya, maka penderitaannya tidak akan berakhir"
Tn Heo tidak mempercayai kata-kata Nok Young. Sebagai orang terpelajar, ia tidak percaya kepada sihir. bahkan tidak satupun keluarganya yang pernah mengalami hal ini.
Jang nok Young menjelaskan "Saya sendiri sendiri tidak mengetahui kenapa langit memilih Yeon Woo. tapi langit akan marah jika Yeon Wo menolaknya. Itulah kenapa ia sakit. Jadi, apakah tuan akan mengijinkannya menerima kekuatan itu?"
"Apa ada cara untuk menghilangkan kekuatan itu?" Tanya Tn Heo.
"Ada satu cara"
"Apa itu?"
Yoon ingin Bo Kyung mengerti, ia tidak ingin mendengar sebutan penghinaan lagi. Banyak orang yang berkata kalau Yoon adalah anjing Ibu Suri, karena Ibu Suri-lah, ia mendapat posisi seperti ini. Aku tidak akan pernah lupa penghinaan dan kemarahan itu, Bukankah kau ingin tinggal di istana? Bukankah kau berkata ingin memenangkan hati Putra Mahkota, ya kan? Maka mulai sekarang, kau tidak boleh punya perasaan kasihan atau bersalah. Ingat kemarahan yang kau rasakan saat sesuatu dicuri darimu. Ingat perasaan bahagia yang kau rasakan kalau mendapatkan apa yang kau inginkan. Jika kau tidak mengerti, maka berhentilah menginginkan posisi itu sekarang.
Kadorama-recaps.blogspot.com
http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/01/moon-that-embraces-sun-5.html
Yoon ingin Bo Kyung mengerti, ia tidak ingin mendengar sebutan penghinaan lagi. Banyak orang yang berkata kalau Yoon adalah anjing Ibu Suri, karena Ibu Suri-lah, ia mendapat posisi seperti ini. Aku tidak akan pernah lupa penghinaan dan kemarahan itu, Bukankah kau ingin tinggal di istana? Bukankah kau berkata ingin memenangkan hati Putra Mahkota, ya kan? Maka mulai sekarang, kau tidak boleh punya perasaan kasihan atau bersalah. Ingat kemarahan yang kau rasakan saat sesuatu dicuri darimu. Ingat perasaan bahagia yang kau rasakan kalau mendapatkan apa yang kau inginkan. Jika kau tidak mengerti, maka berhentilah menginginkan posisi itu sekarang.
Kadorama-recaps.blogspot.com
http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/01/moon-that-embraces-sun-5.html
Yoon ingin Bo Kyung mengerti, ia tidak ingin mendengar sebutan penghinaan lagi. Banyak orang yang berkata kalau Yoon adalah anjing Ibu Suri, karena Ibu Suri-lah, ia mendapat posisi seperti ini. Aku tidak akan pernah lupa penghinaan dan kemarahan itu, Bukankah kau ingin tinggal di istana? Bukankah kau berkata ingin memenangkan hati Putra Mahkota, ya kan? Maka mulai sekarang, kau tidak boleh punya perasaan kasihan atau bersalah. Ingat kemarahan yang kau rasakan saat sesuatu dicuri darimu. Ingat perasaan bahagia yang kau rasakan kalau mendapatkan apa yang kau inginkan. Jika kau tidak mengerti, maka berhentilah menginginkan posisi itu sekarang.
Kadorama-recaps.blogspot.com
http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/01/moon-that-embraces-sun-5.html
"Nona harus mengorbankan hidupnya."
Paginya, di istana seluruh menteri berdiri di depan DaeJeon dan mendesak Raja supaya mengganti dan mengangkat Puteri Mahkota yang baru. Hal ini membuat Putera Mahkota Hwon murka.
"Yoon Dae Hyung..!!" Teriak Hwon. Ia tahu siapa orang dibalik ini.
"Aku akan ke Daejeon supaya Yang Mulia menarik perintahnya." kata Hwon masih marah-marah
"Jangan Putera Mahkota, konsekuensinya akan berat sekali." Kasim Hyung Sun berusaha mencegah.
Hwon merasa kesal karena ia tidak bisa berbuat apa-apa. ia berbicara kepada dirinya sendiri "apakah ada orang diistana ini yang bukan anak buah dari Yoon dae Hyung?"
"Yang Mulia Putera Mahkota, tolong tenanglah.." kata Kasim Hyung.
"Puteri Mahkota, dikirim keluar dari istana, Guru Heo bakan tidak boleh masuk ke istana karena dia anggota keluarga dari orang yang sakit. Dan bahkan disaat seperti ini, kakak Yang Myung tidak ada disini." lanjut Hwon..
"Di istana ini, aku tidak punya siapa-siapa lagi disisiku.."
Tiba-tiba Hwon berhenti berbicara. Ia ingat seseorang.. :))
Kim Chae Woon latihan pedang dan kemampuannya benar2 luar biasa. Penjaga lain merasa Chae Woon bukan manusia, dia dewa pedang..dia dewa pedang. Wajah dan keahlian pedangnya tidak seimbang. Chae Woon terlalu tampan untuk jadi pengawal. Mereka merasa seharusnya Woon bisa mencapai karir tinggi, kalau saja ia bukan dilahirkan dari selir Gubernur. PM Hwon datang dan semua penjaga terkejut, Yang Mulia, kenapa anda kesini? PM Hwon berkata merasa kesal hari ini, aku tiba2 ingat saat main bola itu dan jadi lebih kesal. Hwon menunjuk seorang penjaga, kau! pemain dengan nilai tertinggi waktu itu adalah kau, ya kan? Penjaga itu (sepertinya anak ini yang sudah menjegal Hwon) berkata bukan dia. Lalu semua menoleh ke arah Chae Woon dan sepakat berkata : Kim Chae Woon. Hwon memerintah Kim Chae Woon dan penjaga itu untuk ikut dengannya. Penjaga lainnya merasa resah, apa mereka akan dipecat gara2 sepakbola itu? pendendam sekali..ini kan sudah lama berlalu.
Kadorama-recaps.blogspot.com
http://kadorama-recaps.blogspot.com/2012/01/moon-that-embraces-sun-5.html
Di sisi lain istana, Kim Chae Woon sedang latihan pedang bersama pengawal lain dan kemampuannya benar-benar luar biasa. Pengawal lain bahkan menjulukinya Dewa pedang dan megatakan dia tidak pantas menjadi pengawal karena ketampanannya. Kalau saja ia tidak dilahirkan dari selir gubernur, ia bisa mencapai karir yang lebih tinggi.